aku gagal mengenalkan ia padamu.
aku pikir ia akan menemaniku hingga tua, bu.
aku berharap ia akan menguatkanku bila bapak nanti tidak bisa menemaniku
namun, ibu..
ternyata ia hanya langit yang begitu indah namun tak bisa ku gapai.
ibu...
ini bukan perpisahan pertamaku
tapi kenapa rasanya sesakit ini
ibu...
bagaimana aku menyembuhkan luka ini
aku sangat rindu ia ibu.
tapi betapa sakitnya aku, karena ia tak bisa memihak anakmu ini.
ibu....
aku tidak menyesal mengenal ia
tapi ibu, rasaku terlalu dalam hingga sulit untuk mencabutnya.
ibu..
aku rindu akan petuahmu.
dewasa berat banget ya bu...
aku selalu kelelahan..
aku tidak sekuat itu..
ibu...
kemana lagi anakmu ini harus melangkah?
(gadis itu menangis sembari memeluk nisan ibunya tercinta yang telah tiada)